Curah Hujan

Jumlah curah hujan Bulan April 2020

Pada bulan April, Indonesia memasuki musim kemarau dimana posisi matahari berada di selatan khatulistiwa yang menyebabkan angin dari Asia menuju ke Australia atau dikenal angin timuran. Namun terdapat anomali cuaca dimana terdapat sirkulasi eddy atau low pressure di dekat Pulau Kalimantan hingga Sumatera bagian timur yang mengakibatkan kerapatan udara di Pulau Jawa sehingga terbentuk pertumbuhan awan – awan konvektif penghasil hujan.

Fenomena ini terlihat dari data pengamatan pada bulan April di Stasiun Meteorologi Sangkapura Gresik.

Profil curah hujan di Stasiun Meteorologi Sangkapura Gresik periode April 2020 [Gambar 1] menunjukkan bahwa frekuensi kejadian hari hujan terjadi selama 19 hari. Selama bulan April 2020 curah hujan yang tertecatat di Stamet Sangkapura Gresik sebesar 235.6 mm [Gambar 2] dengan Intensitas hujan yang relative sedang [Gambar 3].

Data curah hujan periode April 2020 selengkapnya menunjukkan hasil sebagai berikut:

  • Pada dasarian I curah hujan tercatat 44.3 mm dengan 5 hari hujan.
  • Dasarian II jumlah curah hujan tercatat 99.3 mm dengan 6 hari hujan.
  • Dasarian III jumlah curah hujan yang tercatat 92.0 mm dengan 8 hari hujan.
  • Hujan tertinggi terjadi pada tanggal 18 April 2020 dengan curah hujan sebesar 66.1 mm.

 

CH HARIAN

Gambar 1

CH MAKSIMUM

Gambar 2

CH HARIAN

Gambar 3